Ternate, KoranMalut.Co.Id – Ketua Cabang GMNI Ternate, Nafiar Khutani, menanggapi dengan tegas opini liar yang dibangun oleh sejumlah oknum ...
Ternate, KoranMalut.Co.Id – Ketua Cabang GMNI Ternate, Nafiar Khutani, menanggapi dengan tegas opini liar yang dibangun oleh sejumlah oknum yang mengatasnamakan DPD GMNI Maluku Utara menjelang konferensi cabang GMNI Kota Ternate yang ke-II. Dalam keterangannya, Nafiar menilai bahwa tindakan tersebut sangat tidak beralasan dan terkesan kekanak-kanakan. , Selasa, (25/3/2025).
Nafiar Khutani menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Bawaslu Provinsi Maluku Utara atas dukungan dan perhatian yang diberikan. "Kami sangat mengapresiasi dukungan serta perhatian yang diberikan oleh Bawaslu Maluku Utara. Ini adalah bagian dari proses demokrasi yang sehat," ujar Nafiar.
Namun, Nafiar juga menyoroti tindakan beberapa pihak yang berusaha menciptakan opini-opini liar yang tidak berdasar menjelang konferensi cabang GMNI. Ia menyatakan bahwa ada pihak yang mencoba untuk membangun narasi yang keliru dan mengacak-acak situasi meskipun mereka tidak memiliki legalitas yang jelas dalam organisasi tersebut.
“Opini yang dibangun oleh oknum-oknum ini sangat tidak proporsional dan terlihat seperti seorang Ketua OSIS yang terlalu kekanak-kanakan. Mereka mencoba untuk membuat suasana menjadi kacau dan berlebihan, padahal dukungan dan ucapan selamat yang diberikan oleh instansi terkait adalah hal yang biasa dalam dunia organisasi,” ungkap Nafiar.
Menurut Nafiar, opini-opini yang berkembang tersebut seolah menunjukkan sikap yang tidak dewasa, penuh baperan, dan jauh dari semangat keorganisasian yang profesional. Ia menegaskan bahwa GMNI Ternate akan tetap fokus pada agenda penting yang akan datang dan tidak akan terpengaruh oleh upaya-upaya yang tidak produktif dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Sebagai organisasi yang berlandaskan pada prinsip-prinsip perjuangan yang rasional dan berwawasan, kami tidak akan terpengaruh oleh upaya destruktif yang tidak memiliki dasar yang jelas," tutup Nafiar Khutani.**(red).
Tidak ada komentar