KoranMalut.Co.Id - – Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Halmahera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan budaya litera...
KoranMalut.Co.Id -– Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Halmahera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan budaya literasi dengan sukses menyelenggarakan Acara Literasi Ramadhan 2025. Kegiatan yang berlangsung di UMKM Milenial Desa Tembal ini resmi ditutup pada Selasa, (25/3/2025).
Ketua Umum Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Halmahera Selatan (Aryanto M Basrah) menegaskan bahwa Literasi Ramadhan bukan hanya sekadar acara tahunan, melainkan sebuah gerakan jangka panjang yang harus terus diperjuangkan. Ia menekankan bahwa literasi harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat dan tidak boleh berhenti hanya pada kegiatan seremonial.
"Kami ingin memastikan bahwa gerakan literasi ini tidak berhenti di sini. Literasi harus menjadi kebiasaan, menjadi napas dalam kehidupan sehari-hari masyarakat kita. Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran membaca dan menulis sebagai bagian dari identitas mereka," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa FTBM akan terus memperluas jangkauan literasi ke seluruh pelosok desa dan memastikan setiap komunitas mendapatkan akses yang layak terhadap bahan bacaan.
Senada dengan itu, Ketua Panitia Literasi Ramadhan (Fatima Wael) menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta serta dukungan dari berbagai pihak yang telah membantu kesuksesan acara ini. Menurutnya, semangat para peserta menunjukkan bahwa minat baca di tengah masyarakat masih sangat kuat.
"Kami sangat bersyukur melihat antusiasme luar biasa dari peserta, komunitas literasi, dan masyarakat dalam acara ini. Mulai dari kegiatan Literasi Ramadhan, dengan berbagai macam mata lomba, semuanya menjadi bukti bahwa literasi tetap hidup dan berkembang," katanya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum bagi FTBM untuk semakin gencar menyebarluaskan budaya literasi, terutama di kalangan generasi muda, agar kebiasaan membaca dan menulis menjadi bagian dari keseharian mereka.
Sebagai puncak acara, Bunda Literasi Halmahera Selatan, (Rifa'at Al-Sa'adah Bassam) resmi menutup kegiatan ini dengan memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta, khususnya Komunitas Sanggar Balisa Desa Indari yang datang dari jauh untuk berpartisipasi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan acara ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan panjang dalam membangun budaya literasi di Halmahera Selatan.
"Alhamdulillah, kegiatan ini telah berlangsung dengan baik. Saya tidak mengatakan ini adalah yang terakhir, justru ini adalah permulaan bagi FTBM Halmahera Selatan untuk benar-benar menjalankan tugasnya dan membawa manfaat bagi masyarakat. Karena sesungguhnya, setiap kegiatan yang dilakukan tanpa hati, maka akan menjadi sia-sia," ujarnya.
Rifa'at juga menyoroti pentingnya peran FTBM dalam memperluas jangkauan literasi hingga ke seluruh desa. Ia menekankan bahwa literasi bukan sekadar tentang membaca dan menulis, tetapi juga tentang membuka cakrawala berpikir, membangun kesadaran, serta memperkuat karakter generasi muda.
Sebagai wujud komitmen dalam penguatan literasi, ia menargetkan program "Satu Desa, Satu Pojok Literasi" yang akan menjangkau 249 desa dan 30 kecamatan di Halmahera Selatan. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama bekerja membangun budaya literasi agar terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
"Jangan kita katakan bahwa kita adalah generasi yang maju jika kita sendiri tidak membuka cakrawala pikiran dan hati kita melalui literasi. Maka bacalah dan bacalah! Saya yakin, FTBM Halmahera Selatan akan menjadi forum besar yang akan membumikan literasi dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, acara ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada peserta Lomba dan komunitas yang telah berkontribusi aktif dalam acara Literasi Ramadhan.
Slogan literasi pun kembali digaungkan sebagai penyemangat bagi masyarakat Halmahera Selatan:
"Torang membaca, torang menulis, torang berkarya!"
Diharapkan, acara ini menjadi titik awal bagi peningkatan budaya literasi di Halmahera Selatan dan semakin banyak pihak yang terlibat dalam gerakan literasi ke depannya.
Sekedar diketahui Acara Literasi Ramadhan tediri dari berbagai macam mata lomba pada Tingkatan SD, SMP, SMA dan Umum. di antaranya:.**(red).
Kaligrafi, Adzan, Pidato, Bertutur, Tahfidz, Puisi, Cipta Puisi,
Reporter: (indra/Okte Historis
Tidak ada komentar